Abstract :
Ada tiga jenis afiks dalam bahasa Jepang yaitu, prefiks, infiks, dan sufiks. Prefiks yaitu imbuhan yang terdapat diawal kata, infiks yaitu imbuhan yang disisipkan ditengah kata,sufiks yaitu imbuhan yang terdapat diakhir kata. Sufiks merupakan imbuhan yang terdapat di akhir kata dasar. Berikut ini adalah contoh setsubiji: SA, MI, PPOI, RASHII, MITAI, TEKI, SURU.
Dalam skripsi ini penulis melakukan analisis pemahaman penggunaan setsubiji ~mitai, ~rashii, dan ~ppoi pada mahasiswa semester 6 reguler Bahasa dan Kebudayaan Jepang Universitas Darma Persada. Penelitian ini menggunakan metode survey. Penulis menyebarkan tes soal dan angket kepada responden
mahasiswa semester 6 reguler Bahasa dan Kebudayaan Jepang Universitas Darma Persada. Tes soal yang diberikan merupakan soal pilihan ganda, kemudian angket pertanyaan mengenai cara belajar dan pemahaman soal yang diberikan. Tes soal yang disebarkan kepada responden dilakukan validasi oleh pakar terlebih dahulu. Kemudian setelah responden menjawab seluruh soal, dilakukan koreksi sesuai dengan kunci jawaban yang telah divalidasi.
Hasil analisis ini menunjukkan banyaknya mahasiswa yang belum memahami penggunaan setsubiji ~mitai, ~rashii, dan ~ppoi, didapatkan faktor penyebabnya yaitu mahasiswa tidak begitu memahami penggunan setsubiji ~mitai,~rashii, dan ~ppoi dan solusi yang tepat yaitu banyak mempelajari mengenai
penggunaan setsubiji ~mitai, ~rashii, dan ~ppoi.