Abstract :
Skripsi ini membahas salah satu kelenteng tertua di Jakarta, yaitu Kelenteng Padi Lapa. Kelenteng ini diduga didirikan oleh Persekutuan Pedagang Minyak dan Beras di Pasar Pagi Jakarta. Tujuan kelenteng ini adalah untuk memfasilitasi mereka dalam kegiatan sembahyang. Dewa utama di kelenteng ini adalah Dewa Bumi. Namun selain Dewa Bumi, ada pula dewa lainnya, yaitu Dewi Kwan?Im dan Dewa Dizangwang Posat. Kelenteng ini mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki kelenteng lain karena kelenteng ini mendapat pengaruh Wali Sanga sebagai penyebar agama Islam. Keunikan dari kelenteng adalah kelenteng ini paling ramai dikunjungi pada kamis malam, sama seperti masjid yang ramai dikunjungi oleh umat Islam pada kamis malam. Di dalam Kelenteng Padi Lapa tidak hanya ada tempat untuk sembahyang kepada dewa Tionghoa, tetapi juga juga tempat untuk sembahyang kepada Wali Sanga. Selain itu, Kelenteng Padi Lapa juga memiliki ritual khusus khas Jawa untuk menghormati mereka.