Abstract :
Kapal tunda pelabuhan merupakan prasarana transportasi laut yang
mendukung kelancaran sistem alur masuk dan keluar di pelabuhan, diperlukan
sarana armada kapal tunda yang dapat menunjang kinerja pada pelabuhan dalam
mendukung kegiatan escort dan assist dari kolam pelabuhan ke dermaga, Yang
dalam hal ini kapal tunda x, dan beroperasi di Pelabuhan dalam kegiatan escort dan
assist dari kolam pelabuhan ke dermaga, pada saat beroperasi memiliki kecepatan
free Running maksimal 9,7 knot. Selanjutnya Owner ship mengambil suatu
kebijakan untuk melakukan perubahan pada ukuran dimensi panjang kapal,
penambahan panjang pada buritan untuk penambahan mesin induk kapal.
Redesign ukuran dimensi panjang kapal dengan ketentuan-ketentuan
perubahan mempengaruhi nilai tahanan dan effective power yang dibutuhkan kapal.
Maka perubahan ukuran dimensi kapal sehingga dapat diasumsikan kecepatan dinas
kapal sebesar 12 knot pada free Running dan 13 ton kondisi bollard pull. Pendekatan
redesign ulang menggunakan software Delftship freeship dengan dasar metode
Delftship series (98) dengan perubahan penambahan panjang ukuran dimensi pada
bagian buritan kapal 1,3 m ? 1,5m diketahui desain lambung awal dengan metode
delftship series (98) memiliki nilai resistance 31,777 kN pada kecepatan dinas 9,7
knot dan metode (ITTC 1957 & Froud) resistance 32,288 kN dengan kecepatan
dinas 9,3 knot, setelah perubahan dimensi ukuran dan dianalisa nilai tahanan
menggunakan 3 metode pendekatan hasil nilai Resistance menjadi 65,561 kN
(Delftship (Delft Series & John Winters)), 53,763 kN (ITTC 1957 & Froud), 52,441
kN( standar series taylor?s / caldwell?s) pada kecepatan dinas 12 knot.