Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendesain Amphibi Coach sebagai kendaraan
penunjang pariwisata Danau Toba. Manfaat dari penelitian ini yaitu untuk
mendapatkan desain yang paling baik dari Amphibi Coach dan menganalisa
pengaruh penggunaan Fin Stabilizer pada Amphibi Coach. Metode yang
digunakan pada penelitian ini yaitu Metode Perbandingan, Metode Triall And
Error, Metode Krylov Dan Metode Holtrop. Kriteria stabilitas yang digunakan
mengacu pada IMO A.749 (18) Code On Intact Stability Chapter 3 Design
Criteria Applicable To All Ship dan PP Nomor 55 Pasal 3 ayat 3d Tahun 2012.
Hasil yang didapatkan untuk dimensi utama yaitu panjang 13,5 m, lebar 2,5 m dan
tinggi 3,8 m memiliki displacement sebesar 27,24 ton dapat mengangkut 19 orang
penumpang termasuk crew. Dari hasil analisa hambatan menggunakan software
Maxsurft, Amphibi Coach model 1 (tanpa Fin Stabilizer) memiliki hambatan pada
service speed 8 knot sebesar 4 kN dengan daya yang dibutukan sebesar 27,333 HP
berbading terbalik dengan Amphibi Coach model 2 (dengan Fin Stabilizer) yang
memiliki hambatan pada service speed 8,2 knot sebesar 4,5 kN dengan daya yang
dibutukan sebesar 25,590 HP sedangkan untuk hambatan Amphibi Coach saat
beroperasi di darat didapatkan sebesar 5600,85 N dengan daya yang dibutukan
yaitu 421,15 HP. Analisa stabilitas telah memenuhi kriteria yang digunakan baik
itu Amphibi Coach dalam keadaan berat kosong maupun berat penuh. Letak Fin
Stabilizer pada Amphibi Coach paling baik berada pada jarak 6,65 m dari AP.
Penggunaan Fin Stabilizer dapat mengurangi 1,123 deg/m gerak rolling pada
keadaan Full Load dan 1,223 deg/m gerak rolling pada keadaan Empty Load dari
Amphibi Coach tanpa Fin Stabilizer. Jari - jari putar Amphibi Coach telah
memenuhi kriteria. Jarak jari ? jari putar Amphibi Coach yaitu 25,96 m dan
tactical diameter 51,92 m. Jarak advance Amphibi Coach yaitu sebesar 44,90 m.
Perhitungan propulsi, konstruksi, kekuatan dan Fin Stabilizer secara detail sangat
disarankan pada penelitian selanjutnya