Abstract :
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui proses perayaan Tahun Baru Imlek
dan mempelajari perbedaan keunikan perayaan tahun baru Imlek di kelenteng Jin
De Yuan. Metode yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif. Tahun baru
Imlek dimulai di bulan pertama di kalender Tionghoa. Tradisi rutin contohnya,
sembahyang, menyalakan kembang api, makan ronde, dan makan malam bersama
keluarga. Sebelum datangnya perayaan kegiatan membersihkan rumah dan
membeli makanan khas Imlek. Setelah itu, mereka sembahyang kepada leluhur
dan memohon kelancaran rezeki di tahun baru.
Setelah penulis melakukan penelitian, maka penulis mengambil
kesimpulan bahwa tradisi perayaan tahun baru Imlek di kelenteng Jin De Yuan
tidak mengalami perubahan adat istiadat. Adat istiadat pada saat perayaan tahun
baru Imlek masih tetap sama dengan masa lalu. Banyak masyarakat Tionghoa
masih merayakan Imlek sampai saat ini. Bahkan, wisatawan pun ikut meriahkan
perayaan tahun baru Imlek. Membaurnya masyarakat Tionghoa yang merayakan
Imlek dan masyarakat non Tionghoa dalam kegiatan ini merupakan tanda
kerukunan umat beragama terjalin erat di kelenteng Jin De Yuan. Perayaan tahun
baru Imlek menurut non Tionghoa dianggap budaya Tionghoa dapat memberikan
efek kebahagiaan, maka warga pun menerimanya, sebagai budaya yang harus
dirawat dengan baik. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah
bagaimana proses perayaan tahun baru Imlek di kelenteng Jin De Yuan dan apa saja keunikan tradisi perayaan tahun baru Imlek di kelenteng Jin De Yuan.
Keunikan perayaan tahun baru Imlek di kelenteng Jin De Yuan adalah para
wisatawan turis hanya berkunjung untuk melihat tradisi penyambutan perayaan
tahun baru Imlek di kelenteng Jin De Yuan. Para wisatawan turis sangat kagum
dengan meriahnya perayaan tahun baru Imlek di kelenteng Jin De Yuan. Para
wisatawan beramai-ramai untuk melihat dan mengabadikan sebagai kenangkenangan
pada
masyarakat
Tionghoa
yang
sedang
bersembahyang
dan
berdoa
di
kelenteng
Jin
De
Yuan.