Abstract :
Skripsi ini membahas eksistensi tari Sipatmo di Jakarta dan Tangerang.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mewawancarai informan saat
pengambilan data. Tari Sipatmo merupakan tari tradisional Betawi yang berasal dari
daerah Tangerang. Karena sudah tidak pernah ditampilkan lagi di kelenteng atau
wihara sebagai pelengkap upacara, akhirnya tari Sipatmo ditampilkan pada acaraacara
hajatan
seperti
sejid,
pernikahan,
dan
lain
sebagainya.
Keberadaan
tari
Cokek
lebih
diminati saat ini oleh masyarakat, maka membuat keberadaan tari Sipatmo
hampir tidak pernah diketahui oleh masyarakat saat ini. Tari Sipatmo ini nyaris
tidak pernah ditampilkan lagi. Kurangnya pengetahuan terhadap suatu kebudayaan
merupakan salah satu faktor hilangnya suatu kebudayaan. Upaya pelestarian pada
tari Sipatmo ini telah dilakukan oleh Dinas kebudayaan bersama para pelaku seni
budaya Betawi. Pelestarian dilakukan dengan meneliti sejarah serta pendukung
aktif tari Sipatmo.