DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KELAYAKAN USAHA SOUVENIR DARI LIMBAH KAYU DIDESA BOJONG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Alvi, Mahgriza
Subject
658.5 Management of Production/Manajemen Produksi 
Datestamp
2022-01-05 03:31:21 
Abstract :
Industri berbahan kayu merupakan industri yang cenderung tidak akan tergerus oleh zaman meskipun di era globalisasi teknologi, perubahan yang paling signifikan terjadi hanyalah pada model dan bahan baku yang digunakan. Industri jenis ini juga merupakan penyumbang limbah yang cukup banyak dan biasanya berbentuk padat. Desa Bojong Indah yang terletak di durensawit Jakarta timur memeliki beberapa industri UMKM furniture kayu yang memproduksi furniture sebagai sarana dan prasarana belajar serta furniture untuk rumah tangga dengan mayoritas produk berbahan kayu jati. Total limbah yang dihasilkan dari industri UMKM di desa bojong indah memiliki rata-rata 159 ton per tahun. Olehkarna itu diperlukan alternatif pengelolaan limbah yang lebih bermanfaat selain hanya dibuang ke tempat pembuangan sampah sementara maupun akhir. Diantara alternatif-alternatif yang dapat dilakukan untuk mengolah limbah kayu yang dapat dilakukan adalah melakukan recycle (daurulang) limbah menjadi produk seni cetak, mengubah limbah menjadi serbuk kayu dan dijadikan souvenir, dan menjadikan organic dimana masing-masing dari alternatif tersebut akan dinilai dari beberapa aspek yaitu aspek pemasaran, teknis, dan finansial. Analisis dari alternatif-alternatif tersebut menggunakan system per setiap aspek yaitu dalam aspek pemasaran aspek teknis dan aspek finansial. Dengan ini ditemukan lah kelayakan yang sesungguh nya dengan menggunakan metode BEP NPV dan metode pemilihan kusioner. Berdasarkan hasil dari analisis, didapatkan bahwa pada kondisi kelayakan pada aspek teknis,aspek pemasaran dan aspek finansial saat ini dalam segi aspek pemasaran sangat layak untuk menjalankan usaha souvenir kampung bojong,aspek teknis untuk kebutuhan mesin, dan peralatan mesin untuk produksi souvenir sangat layak dijalankan dan aspek finansial dalam sumber modal cukup baik dan dalam metode npv bep produk souvenir ini sangat layak dijalankan untuk nilai npv adalah Rp 66,2 juta sangat layak untuk dijalankan dan untuk bep nya yaitu 4.384 unit Jika asumsi 1 bulan adalah 26 hari kerja (senin ? sabtu), dan setiap hari usaha tersebut bisa menghasilkan 500 unit hasil copy-an, maka usaha tersebut akan BEP dalam jangka waktu = 4.385 : (100 x 26 hr) = 27 bulan lebih sangat layak dijalankan. 
Institution Info

Universitas Darma Persada