Abstract :
Sampah plastik telah menjadi masalah lingkungan yang utama. Sejak ditemukan
pada tahun 1907, Sampah merupakan salah satu masalah serius di Indonesia hingga
saat ini yang belum diselesaikan secara optimal hingga saat ini, di mana komposisi
paling banyak TPA didominasi oleh sampah plastik. Penggunaan tinggi plastik dan
lamanya waktu terurai bisa menimbulkan masalah besar sehingga diperlukan cara
untuk mengatasi masalah tersebut. Kantong plastik jenis plastik ini merupakan
bahan yang sangat familiar dalam kehidupan manusia, dan dianggap menjadi
kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau rumah tangga, sehingga
keberadaan sampah plastik semakin meningkat. Kantong plastik ini mengandung
minyak, yang dipirolisis dan disuling menjadi bahan bakar minyak. Penelitian
dilakukan pada jenis low-density polyethylene (LDPE). Dengan temperatur
dinding reaktor diatur pada 100° C sampai 200 ° C. Salah satu cara untuk
mendegradasi plastik adalah melalui pirolisis. Dalam metode ini, plastik akan
dipecah menjadi hidrokarbon yang dapat digunakan sebagai bahan bakar cair.
Pirolisis plastik terjadi pada suhu tinggi sekitar 150
C. Penelitian ini bertujuan
untuk mendesain, membuat, dan menguji alat pirolisis yang dilakukan pada bulan
oktober 2020 sampai dengan Januari 2021. Metode yang digunakan untuk
memisahkan produk pirolisis adalah distilasi pada suhu antara 100 °C sampai 200
° C untuk mendapatkan bahan bakar cair dari hasil pirolisis plastik, dalam
pembuatan proses pembuatan alat pirolisis ini terdapat beberapa proses seperti
gambar sketsa dengan ukuran, pemotongan, pengelasan dan perakitan alat
pirolisis. Hasil penelitian perpindahan panas secara konduksi pada tangki
penyulingan adalah 147,1875 kJ/s (Kilo Joule per sekon) dan perpindahan panas
secara konveksi alami (air) pada tangki penyulingan adalah 264,93 J/s (Joule per
sekon)