Abstract :
Penelitian ini menganalisis tentang penggunaan dan makna onomatope dalam
bahasa Jepang atau giongo dan gitaigo pada manga Fairy Tail karya Mashima Hiro.
Data penelitian berupa manga Fairy Tail Volume 1, 2, 24, 52 dan 53. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan penelitian pustaka, yaitu dengan
menggunakan sumber bahan pustaka sebagai referensi, seperti referensi yang didapat
dari perpustakaan ataupun skripsi, jurnal ilmiah, dan informasi lainnya yang diakses
melalui internet. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam manga Fairy Tail
Volume 1, 2, 24, 52 dan 53 terdapat 37 penggunaan giongo dan gitaigo.
Penggunaannya berdasarkan kelas kata dari giongo dan gitaigo itu sendiri.
Penggunaan giongo dan gitaigo berdasarkan kelas katanya yang paling sering muncul
adalah youtai fukushi. Makna giongo dan gitaigo terbagi menjadi 2. Pertama,
berdasarkan pemilahan dari jenis onomatopenya, dan yang paling sering muncul ialah
jenis onomatope gitaigo yaitu ?menerangkan keadaan suatu hal, perkara, atau kelas
kata lain?. Kedua, makna berdasarkan konteks terjemahannya, dan yang paling sering
muncul ialah ?makna berdasarkan konteksnya yang tidak diterjemahkan kedalam
onomatope bahasa Indonesianya melainkan menjadi kata umum?.