Abstract :
Penilitian ini dibuat untuk mengetahui pandangan mahasiswa D3 bahasa Jepang
Universitas Darma Persada terhadap otaku dan wibu. Penelitian menggunakan metode
dengan menyebarkan kuesioner sebanyak dua puluh satu pertanyaan melalui sosial
media Whatsapp kepada mahasiswa D3 bahasa Jepang Universitas Darma Persada
Angkatan 2018, 2019, 2020 dan mendapatkan sebanyak 49 responden. Hasil yang
didapat bahwa hanya sedikit mahasiswa saja yang memandang otaku dan wibu secara
negatif karena memang sesuai dari pribadi tersebut apakah mereka terlalu berlebihan
atau tidaknya. Mahasiswa juga menjawab kalau menjadi seorang otaku dan wibu bisa
berdampak positif maupun negatif karena tergantung dari pribadi otaku dan wibu
tersebut berperilaku di sekitarnya