Abstract :
Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap ungkapan-ungkapan yang
mengandung diskriminasi dalam bahasa Jepang. Tujuan penelitian ini adalah
mengetahui ungkapan-ungkapan yang mengandung diskriminasi dalam bahasa
Jepang dan apa yang melatarbelakangi ungkapan-ungkapan itu. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini
diperoleh dari wawancara secara tidak langsung dengan memberikan pertanyaanpertanyaan
mengenai pendapat para responden melalui kuesioner yang disebarkan
kepada penutur jati bahasa Jepang. Hasil dari penelitian ini terdapat 47 ungkapanungkapan
yang dinilai mengandung diskriminasi oleh para responden (penutur jati
bahasa Jepang), lalu dibagi menjadi lima klasifikasi. Kelima klasifikasi berdasarkan
sasaran dari ungkapan-ungkapan tersebut. Kelima klasifikasi tersebut adalah
masyarakat umum (45%) terkumpul 21 ungkapan, kelompok etnis tertentu (28%)
terkumpul 13 ungkapan, peyandang disabilitas (13%) terkumpul enam ungkapan,
wanita (10%) terkumpul lima ungkapan, dan pria (4%) terkumpul dua ungkapan.
Ungkapan-ungkapan yang sudah terkumpul dan dinilai mengandung diskriminatif
dapat dikatakan bahwa sebenarnya ungkapan-ungkapan tersebut adalah fakta atau
benar adanya, contohnya seperti ??(dibaca: debu) yang berarti gemuk dan
mungkin saja keadaan sebenarnya seseorang, kemudian ???(dibaca: ainu)
berarti masyarakat dari suku Ainu yang memang menunjuk identitas atau asal
seseorang namun karena adanya ketidakpahaman terhadap orang lain, pengalaman
tidak baik sebelumnya dan intonasi ungkapan saat diucapkan menjadi kemungkinan
ungkapan-ungkapan tersebut mengandung unsur diskriminatif atau merendahkan
orang lain.