DETAIL DOCUMENT
PERENCANAAN PROYEK DAM TELEMETRY SYSTEM INSTALASI MENGGUNAKAN LEAN PROJECT MANAGEMENT (Studi Kasus pada Badan Pengkaji dan Penerapan Teknologi)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Rendy, Rendy
Subject
658.404 Project Management/ manajemen proyek 
Datestamp
2022-04-27 03:33:33 
Abstract :
Dalam0pelaksanaan suatu proyek, ada0dua kemungkinan0yang bisa terjadi yaitu berhasil atau gagal. Proyek akan akan dikatakan efektif jika proyek selesai sesuai jadwal dan rencana pengeluaran benar, jika tidak maka akan mengecewakan jika proyek itu terlambat atau pengeluaran proyek bertambah. Kegagalan dalam melakukan proyek umumnya disebabkan oleh tidak adanya penataan yang0baik dan menyeluruh sehingga0pada akhirnya0tidak dapat meningkatkan nilai0proyek atau bisa disebut dengan0Non Value-Adding0Activities atau0bisa juga0disebut pemborosan. Untuk0mengatasi hal0tersebut, kita bisa menerapkan pendekatan Lean0Project0Management (LPM). Di LPM, ada0beberapa aturan yang bisa kita0terapkan dalam tahapan penyusunan dan pengerjaan0proyek. Mengenai masalah0perencanaan manajement proyek0yang baik, tidak dapat dipisahkan dari perencanaan proyek0yang baik0pula, sehingga menggunakan metode0penjadwalan baru0yaitu CCPM. Berdasarkan0hasil identifikasi0pada proyek DAM Telemetry System Instalation, didapatkan waste0yang berpotensi0muncul saat0pelaksanaan proyek0yaitu Defects, Non-Utilized Tallent dan extra-Processing. Waste yang terjadi pada proyek ini disebabkan karena factor waktu kerja yang kurang disiplin dan banyak material terbuang, Untuk0menghindari hal tersebut diperlukan beberapa0tindakan seperti memperbaiki perilaku0kerja dan mengubah desain produk. Adanya pemborosan akan0mengakibatkan keterlambatan0proyek, untuk0itu terdapat safety0time (buffer time) yang terdapat0dalam penjadwalan0dengan metode0CCPM. Dari0hasil pengolahan waste0menggunakan penjadwalan0CCPM diketahui bahwa efisiensi proyek adalah 33 hari dan penghematan biaya sebesar Rp 45.900.000. 
Institution Info

Universitas Darma Persada