Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan,
ukuran perusahaan, dan total asset turnover terhadap nilai perusahaan pada
perusahaan makanan dan minuman. Data dalam penelitian ini menggunakan data
sekunder dengan 7 sampel perusahaan dari total 32 populasi perusahaan consumer
goods makanan & minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode
2015 ? 2019 (5 tahun). Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan
pendekatan kuantitatif. Variabel independen terdiri dari pertumbuhan penjualan
(SG), ukuran perusahaan (SIZE), total asset turnover (TATO) dan variabel
dependen adalah nilai perusahaan (PBV). Metode analisis data yang digunakan
adalah regresi linier berganda dengan menggunakan alat pengujian hipotesis yaitu
uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan Adjusted R
.
Hasil penelitian dari uji t menunjukan bahwa pertumbuhan penjualan tidak
2
berpengaruh siginifikan terhadap nilai perusahaan. Ukuran perusahaan dan total
asset turnover berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan dari
uji F menunjukan bahwa secara simultan pertumbuhan penjualan, ukuran
perusahaan, dan total asset turnover terdapat pengaruh terhadap nilai perusahaan.
Dalam uji koefisien determinasi, nilai asjudted R
sebesar 0,611 yang berarti
kombinasi variabel independen mampu menjelaskan variabel dependen sebesar
61,1%. Sementara 38,9% sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar model
penelitian.
2