Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya 5S, disiplin kerja dan
pelatihan terhadap kinerja karyawan di PT Yamaha Music Manufacturing
Indonesia (studi kasus pada karyawan di Departemen AG-3). PT Yamaha Music
Manufacturing Indonesia (YMMI) merupakan perusahaan manufaktur asal Jepang
yang bergerak dalam bidang penghasil alat musik, yang memproduksi alat musik
gitar elektrik maupun akustik.
Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada 140 responden
dari 216 karyawan tetap di Departemen AG-3. Pengambilan sampel dilakukan
dengan menggunakan simple random sampling. Alat analisis yang digunakan
adalah regresi linier sederhana, regresi linier berganda, koefisien determinasi dan
uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji heteroskedastisitas)
dilakukan sebagai persyaratan statistik yang harus dipenuhi dalam melakukan
analisis regresi linier (sederhana dan berganda). Pengujian hipotesis secara
simultan menggunakan uji F, secara parsial menggunakan uji T.
Hasil penelitian menunjukan budaya 5S, disiplin kerja dan pelatihan mempunyai
pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan yaitu sebesar
70.9% dan sisanya sebesar 29.1% dipengaruhi oleh faktor lain. Hal tersebut
menunjukan bahwa semakin baik budaya 5S, disiplin kerja dan pelatihan maka
semakin baik pula kinerja karyawan yang dihasilkan.