Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perputaran persediaan dan
biaya operasional terhadap laba bersih dengan volume penjualan sebagai variabel
moderasi. Populasi penelitian adalah perusahaan industri sektor barang konsumsi
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Sampel dalam penelitian
ini menggunakan metode purposive sampling dengan teknik pengumpulan data
berupa laporan tahunan. Analisis data dengan regresi linear berganda dan analisis
regresi moderasi yang dikelola dengan menggunakan software SPSS 26. Hasil
penelitian ini secara parsial perputaran persediaan tidak berpengaruh terhadap laba
bersih dan biaya operasional berpengaruh terhadap laba bersih. Secara simultan
perputaran persediaan dan biaya operasional berpengaruh terhadap laba bersih,
volume penjualan memoderasi pengaruh perputaran persediaan dan biaya
operasional terhadap laba bersih.