Abstract :
Omikoshi dan sisingaan merupakan obyek yang paling penting dan utama
dalam matsuri atau upacara keagamaan negara Jepang dan Indonesia. Kedua
budaya tersebut sama-sama memiliki makna-makna keagamaan (religi). Tidak
hanya makna religi tetapi banyak makna yang terkandung, sehingga menjadikan
omikoshi dan sisingaan budaya yang khas dan unik.
Dalam variasi, keaslian serta keunikan tradisi dan kesenian di suatu tempat,
ternyata dapat di temukan persamaan dari begitu banyak perbedaan yang ada.
Seperti pada tradisi omikoshi dan kesenian sisingaan. Persamaan yang tercipta
adalah persamaan makna. Yaitu antara lain makna sosial, makna teatrikal, makna
komersial, makna simbolik, makna universal dan makna religi.