Abstract :
Pada era Tokugawa diberlakukan sistem sankin kotai, sistem ini mengharuskan
daimyo berkunjung ke Edo untuk menghadap shogun. Tujuan diberlakukannya sistem ini
agar tidak ada pemberontakan-pemberontakan yang dilakukan daimyo terhadap shogun.
Dampak positif yang diberikan sistem sankin kotai terhadap ekonomi Tokugawa
adalah pesatnya pertumbuhan di kota karena berkumpulnya semua golongan sosial,
sehingga hal ini menguntungkan para pedagang. Akan tetapi sistem ini membuat daimyo
menghabiskan hampir seluruh pendapatannya untuk melakukan perjalanannya ke Edo.
Pada akhimya sistem ini membuat daimyo mengalami kebangkrutan karena
perjalanannya ke Edo, dan membuat daimyo berhutang kepada pedagang sehingga
pedagang yang pada status sosialnya memiliki status rendahan akan tetapi pada
prakteknya pedagang memiliki tempat yang tinggi karena pinjaman yang diberikan
kepada daimyo dan samurai. Di sini penulis juga melampirkan pendapat Robert N. Bellah
yang menyatakan terjadinya perubahan status sosial dan budaya pada era Tokugawa, ha!
ini terbukti dengan adanya perubahan status sosial pedagang dan berkembangnya budaya
budaya yang menuju ke arah restorasi Meiji.