Abstract :
Bunuh diri sudah menjadi bagian dari budaya Jepang. Budaya ini
sudah ada sejak zaman feodal dan dilakukan oleh kaum samurai, yang
disebut harakiri
Setelah Perang Dunia II nilai-nilai bunuh diri mulai
bergeser. Bunuh diri tidak lagi dilakukan untuk menjaga kehormalan diri
sendiri atau menunjukkan kesetiaan pada negara, melainkan dianggap
sebagai jalan keluar dari suatu masalah. Di kalangan wanita Jepang
bunuh diri lebh banyak disebabkan oleh pertentangan yang terjadi dalam
hubungan antar manusia. Berdasarkan kelompok umur, kasus terbanyak
terjadi pada kelompok umur 25-34 tahun dan di alas 55 tahun. Pada
kelompok umur 25-34 tahun, penyebab terbanyak adalah masalah
percintaan, sedangkan pada kelompok umur di alas 55 tahun, penyebab adalah masalah kesehatan.