Abstract :
Hubungan perdagangan Jepang dengan negara asing dapat diketahui dari
pembabakan sejarah. Pada awalnya Fransisco Xavier mencoba menyebarkan
ajaran agama Kristen Katolik, namun hanya bangsa Belanda yang diperbolehkan
berada di Jepang saat penutupan negeri, memperkenalkan ilmu pengetahuan dari
negara asing dan hubungan perdagangan.
Hubungan perdagangan Jepang-Belanda sebagai bangsa asing yang disetujui oleh
pemerintahan Bakufu yakni di pulau Deshima, hanya bangsa Belanda yang
diberikan hak khusus untuk tinggal di Jepang. Sedangkan bangsa Spanyol, Inggris,
Prancis, Rusia, dll tidak diberikan hak khusus tersebut. Pada tahun 1639-1854
Jepang melakukan Sakoku. Pasca hubungan perdagangan Jepang dengan Belanda,
Amerika melakukan hubungan perdagangan dengan Jepang dan terlibat ketentuan
yang memberatkan pihak Jepang yaitu perjanjian tidak adil.