DETAIL DOCUMENT
MOTT AINAI FUROSHIKI SEBAGAI GERAKAN PENANGGULANGAN DAMP AK NEGATIF DARI INDUSTRIALISASI DAN TEKNOLOGI JEP ANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Astri, Wiandani
Subject
307.0952 Japanese society 
Datestamp
2024-01-08 04:02:00 
Abstract :
Setelah Jepang mengalami kekalahan dalarn Perang Dunia ke II, Jepang menyadari bahwa kekalahannya tersebut disebabkan oleh keterbelakangan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, pemerintah Jepang mengutamakan kemajuan ekonomi industri dari pada ekonomi militer. llmu pengetahuan dan teknologi dari negara Barat mulai masuk setelah Jepang membuka diri untuk dunia I luar. Masuknya ilmu pengetahuan dan teknologi Barat mengakibatkan majunya \ industri Jepang, sehingga banyak pabrik yang didirikan. Hal ini menyebabkan timbulnya masalah polusi pada lingkungan hidup akibat kegiatan industri tersebut. Menteri Lingkungan Jepang Yuriko Koike prihatin ·, atas masalah pencemaran lingkungan tersebut, maka ia membuat suatu gerakan untuk menanggulangi sampah hasil industri Jepang. Gerakan itu disebut dengan nama "Mottainai Furoshiki". Mottainai Furoshiki adalah suatu gerakan di dalam kehidupan masyarakat Jepang sehari-hari untuk mempertahankan keadaan lingkungan hidup dengan menggunakan furoshiki (kain tradisional Jepang). Hal ini bisa dijadikan sebagai salah satu cara pengganti penggunaan kantong plastik. Sarnpah/limbah akan bertambah jika menggunakan plastik yang sekali pakai lalu langsung dibuang. Tetapi furoshiki berbeda dengan kantong plastik, furoshiki dapat digunakan untuk berbagai keperluan dan dapat digunakan berulang-kali serta ramah lingkungan. 
Institution Info

Universitas Darma Persada