Abstract :
Penelitian ini membahas mengenai tindak tutur ilokusi dan pemerolehan
tujuan ilokusi yang terdapat dalam drama-drama Jepang. Tindak tutur ilokusi
adalah melakukan suatu tindakan dalam mengatakan sesuatu. Tindak tutur ilokusi
sangat sukar diidentifikasi tujuannya sehingga terkadang menyebabkan mitra tutur
mengalami kegagalam pemerolehan tujuan ilokusi yang dituturkan oleh penutur.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga buah drama Jepang dengan
masing-masing genre yang berbeda.
Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dari
duapuluh data yang telah dianalisis tindak tutur ilokusi yang paling sering
digunakan adalah jenis direktif. Kegagalan pemerolehan tujuan ilokusi biasanya
diterjadi dikarenakan kurang dekatnya hubungan antara penutur dan mitra tutur,
bahkan bilingualisme pun dapat berpengaruh dalam hal pemerolehan tujuan
ilokusi tersebut.