Abstract :
Penelitian ini menerangkan mengenai fenomena yubitsume pada kelompok
Yakuza di Jepang. Yubitsume adalah praktek pemotongan jari kelingking yang
di lakukan sebagai tanda permintaan maaf karena tel ah melakukan kesalahan seperti
melanggar peraturan kelompok yang didalamnya mencakup kode etik, kehormatan
serta kepatuhan terhadap oyabun sebagai pemegang otoritas tertinggi dalam ?
kelompok. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode kepustakaan.
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu motif melakukan yubitsume.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek yubitsume memainkan peran ganda,
baik yang bersifat postif maupun negatif.