Abstract :
Biwa
adalah alat musik petik tradisional Jepang. Biwa
rnerupakan suatu
bentuk asimilasi budaya yang diadopsi dari Cina pada akhir zaman Nara.
Biwa
yang digunakan dalam acara-acara ritual Shinto mengandung nilai
estetika dalam setiap pementasannya. Nilai estetika ini juga tercermin pada
bagian-bagian Biwa.
Bagian-bagian yang mengeluarkan bunyi-bunyian ini
berpengaruh pada perasaan emosional dan spiritual yang kuat bagi yang
mendengarkannya. lni dikarenakan adanya kekuatan spiritual dalam
permainan musik Biwa
dalam setiap pertunjukannya.