Abstract :
lki adalah konsep penilaian yang digunakan pada periode Edo untuk menilai
keindahan dan seni. Konsep penilaian ini dipopulerkan oleh geisha-geisha
dari Edo, khususnya yang berasal dari Fukagawa bagian tenggara. Geisha
geisha dari distrik ini terkenal sebagai orang-orang yang angkuh dengan
kepercayaan diri tinggi. Mereka menjadikan konsep penilaian /ki sebagai
standar untuk mengukur kecantikan dan perilaku. ltulah sebabnya, secara
umum mereka memperlihatkan penampilan yang lebih sederhana dengan
sikap dan perilaku yang terjaga. Dilatarbelakangi oleh etas kebudayaan
samurai, lki dapat membentuk karakter-karakter yang kuat dan unggul.
Dibutuhkan banyak latihan dan pengalaman yang banyak untuk dapat
memahami konsep unik ini, sehingga kebanyakan orang yang sempurna
dalam menerapkannya, adalah orang-orang yang telah mencapai
kematangan usia. ltu sebabnya, pada masa itu setiap penghibur harus
berlatih dengan sangat keras untuk dapat menjadi figur yang memiliki
keunggulan kualitas /ki. Dalam segi seni, konsep lki ini juga menjadi standar
kualitas bagi para seniman di jaman itu dalam berseni. Sehingga lki juga
menjadi suatu ciri khas kebudayaan, dilihat dari sudut seni. Pada hasil karya
seni, lukisan Ukiy6, ukiran kayu dan karya-karya sastra, adalah karya-karya
yang dapat memberikan gambaran secara langsung mengenai lki baik
secara visual (lukisan dan ukiran), maupun dari segi ungkapan perasaan
(karya sastra). Sedangkan sebagai suatu bentuk pemikiran yang memiliki
akar yang kuat, lki dapat dilihat pengekspresiannya pada desain motif
kimono, pewarnaan, desain arsitektur dan seni musik dari jaman Edo.