Abstract :
Departemen Propaganda atau Sendenbu, yang salah
satu cabangnya
adalah Lembaga Pusat Kebudayaan atau Keimin Bunka Shidosho yang
didirikan pada tanggal 1 April 1943. Tujuannya untuk menghapus
kebudayaan Barat serta faham "kesenian untuk kesenian', membantu
kebudayaan Timur dan menghimpun para seniman agar mau membantu
Jepang dalam perang As ia Timur Raya. Kebijakan
yang diambil bangsa
Jepang terhadap Indonesia yaitu menghapus penganuh-penganuh
kebudayaan Barat yang dinilai telah menghancurkan kebudayaan Timur,
dan memobilisasikan rakyat Indonesia demi kemenangan bangsa Jepang.
Pembentukan Lembaga Pusat Kebudayaan atau Keimin Bunka Shidosho
mendapat sambutan dari para seniman dan sastrawan Indonesia. Mereka
tidak saja diperkenankan untuk berkary a tetapi diberi kesempatan untuk
di
rnemimpin
dalamnya. Meskipun beberapa dari karya mereka mendapat
sensor yang ketat, namun tidak dipungkiri bahwa melalui hasil karya para
seniman dan sastrawan Indonesia, semangat Nasionalisme yang telah