Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Muhsin, Ali
Subject
623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut
Datestamp
2023-03-17 02:52:00
Abstract :
Sumber daya alam indonesia yang menjadi salah satu sumber pendapatan bagi
negara indonesia, yaitu dari hasil pengelolaan minyak dan gas bumi, subsea
merupakan salah satu proses pengeksploran minyak dan gas bumi yang sedang
meningkat, dengan segala kepraktisan teknologi dan juga sistem yang dimilikinya
serta biaya oprasional yang terbilang murah. Infield Umbilical Termination
merupakan salah satu bagian dari subsea procesing, yang berfungsi sebagai
terminal penghubung listrik dibawah laut. Proses pembuatan konstruksi tidak akan
pernah terpisah dari kegiatan yang disebut lifting. Padeye merupakan salah satu
item untuk membantu kegiatan lifting. konstruksi dari padeye berperan sangat
penting ketika lifting sedang berlangsung karena itu diperlukan pengujian kekuatan
structure dari padeye, dengan bantuan metode elemen hingga, dari hasil analisa
didapat nilai dari struktur dialami padeye pada sudut 45 derajat didapat nilai dari
stress maksimal sebesar 131,835 Mpa, Strain Sebesar 0,000433 mm, Displacement
sebesar 0,12 mm, factor of safety 1149,413 dan untuk sudut 60 derajat didapat nilai
stress sebesar 73.628 Mpa. Strain 0,000244, Displacement 0,0661 dan Factor of
safety sebesar 3,237. Dari kedua nilai stress tersebut belum melampaui dari nilai
titik luluh atau yeild strenght dari material sebesar 345 Mpa. Nilai dari stabilitas
crane barge yang digunakan memenuhi dari kriteria IMO dengan menggunakan
intac stability. Nilai arah yang bekerja pada crane di dapat nilai untuk sumbu Fy =
188,86 KN dan sumbu Fx = 574,42 KN. Dengan Gaya resultan yang dihasilkan
604,67 KN dengan sudut sebesar 89,905º