Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Mohammad Alief Arfandy, Jamaludin
Subject
614.4 Epidemiology/Epidemiologi
Datestamp
2024-06-13 07:50:32
Abstract :
Penelitian ini membahas mengenai fenomena sosial atau masalah sosial kodokushi
yang meningkat karena adanya dampak dari Covid-19 dan juga fenomena sosial
kodokushi ini tidak hanya terjadi di kalangan lansia saja namun juga terjadi di kalangan
remaja Jepang khususnya di kota Tokyo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui apakah ada dampak Pandemi Covid-19 yang memengaruhi peningkatan
terjadinya fenomena sosial kodokushi di mana Pandemi Covid-19 ini menyebar ke
seluruh negeri di dunia. Selain itu penelitian ini juga membahas tentang adanya faktor
utama yang menyebabkan peningkatan secara drastis fenoma sosial kodokushi selama
Pandemi Covid-19 dan juga adanya keterkaitan antara peningkatan loneliness dan
hikikomori selama Pandemi Covid - 19 yang mengakibatkan peningkatan fenomena
sosial kodokushi khususnya di kalangan remaja Jepang di kota Tokyo. Ada upaya
maupun solusi yang dilakukan oleh pemerintah, lembaga, dan masyarakat Jepang
untuk meninimalisir kejadian kodokushi di Tokyo, Jepang. Penelitian menggunakan
analisis deskriptif melalui metode kepustakaan yang bersumber dari jurnal, hasil
penelitian terdahulu, artikel, dan sumber lainnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
adanya dampak fenomena sosial kodokushi yang meningkat karena adanya dampak
dari Covid-19 di Jepang. Dengan semakin banyaknya masyarakat Jepang yang
mengalami dampak buruk dari Covid-19 turut mempengaruhi kesehatan mental
masyarakat Jepang. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah fenomena sosial
kodokushi masyarakat Jepang. Masyarakat Jepang merasakan kekhawatiran dampak
buruk dari adanya Virus Covid-19 di mana mereka merasakan sendirian, terpuruk,
dan putus asa.