Abstract :
Penelitian ini membahas mengenai nilai estetika wabi sabi yang terkandung dan
tercermin pada momiji saat musim gugur. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode deskriptif analisis, yaitu melakukan penelitian dengan mengumpulkan dan
mengidentifikasi data yang diperoleh kemudian menganalisisnya. Adapun teori yang
digunakan dalam bab analisis adalah Teori Estetika Wabi Sabi menurut Hisamatsu
Shin?ichi dengan tujuh karakteristiknya yang khas. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa momiji mengandung dan mencerminkan nilai-nilai dari estetika wabi sabi. Hal
tersebut ditunjukkan melalui keindahan sederhana yang dimiliki oleh momiji saat
musim gugur dan juga melalui karakteristik momiji yang selaras dengan tujuh
karakteristik estetika wabi sabi menurut Hisamatsu Shin?ichi. Momiji adalah daun khas
musim gugur yang telah mengalami perubahan warna, menjadi layu dan kering
kemudian jatuh berguguran. Keindahan momiji merupakan keindahan khas dan
istimewa dari suatu objek sederhana seperti daun kering di musim gugur. Keindahan
momiji dapat dilihat dan dirasakan apabila seorang individu merasakan kedalaman
esensi dan maknanya. Keindahan yang ditampilkan oleh momiji membuktikan bahwa
momiji mencerminkan dan mengandung nilai estetika wabi sabi di antaranya yaitu
asimetri atau berbentuk tidak teratur dan apa adanya, keindahan yang tampak
sederhana, alami, keindahan dari sesuatu yang sudah menjadi layu dan kering, bersifat
tenang dan memiliki kedalaman makna serta kebebasan dalam menampilkan
keindahannya.