Abstract :
Bentuk puisi kontemporer sangat menarik karena cukup banyak
memanfaatkan makna kata seperti polisemi, homofon, sinonimi, atau ekuivalensi.
Puisi kontemporer juga cukup banyak memanfaatkan dalam gaya bahasa, ritme,
dan rima. Selain itu puisi kontemporer juga lebih bervariasi, ia memanfaatkan
lianmian dan
nada bicara.
Salah satu penyair kontemporer yang menulis puisi tersebut adalah Guo
Xiaochuan ( 9[p)I] ), Dalam sastra Cina merupakan salah satu penyair yang
berbakat, dikenal sebagai Guo Yan besar, lahir di Hebei Provinsi Fengning
Fengshan Kota (sebelumnya Rehe Provinsi) dari keluarga intelektual. Nama
penanya yaitu Guo Su, Wei Ti, Jianfeng, Seung-wan, Tang Yun, Ding Yun, dan
sebagainya. Puisi Musim Gugur di Tuanbowa ditulis Guo Xiaochuan pada bulan
Desember 1975. Pada saat itu, Guo Xiaochuan mendapat gemblengan yang keras
dari Kelompok Empat, ditahan untuk dioktrin di pmggrran Tianjin Jinghai,
Tuanbowa terisolasi. Penyair menggunakan puisi ini untuk mengungkapkan
kepada orang-orang arti sebenamya dari kehidupan.