Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Rika Dewi, Utami
Subject
915.98 Geography of Indonesia/Geografi Indonesia, situs dan bangunan bersejarah di Indonesia
Datestamp
2024-05-20 07:00:40
Abstract :
Gedung Candra Naya merupakan sebuah bangunan tua bersejarah yang
dibangun pada abad ke-18 dan memiliki arsitektur Tionghoa. Bangunan ini
terletak di jl.Gajah Mada no.188, jalan yang dahulu dikenal dengan nama
Molenvlietwest. Pada awalnya gedung Candra Naya merupakan sebuah rumah
milik tuan tanah Tionghoa keluarga Khouw. Keluarga Khouw yang pertama
tinggal di gedung ini adalah Khouw Tjoen. Hanya dalam satu generasi, putra yang
bcmama Khouw Tian Seck menjadi seorang yang kaya raya. Dia memiliki begitu
banyak kekayaan dan sawah di Batavia, Karawang, Cikampek dan Tangerang,
sekaligus penggilingan padinya. Dia juga dikenal sebagai tuan tanah dan pemilik
gedung-gedung di sekitar Molenvlietwest JI.Gajah Mada (Molenvliet West) dan
JLHayam Wuruk (Molervliet Oost), yang kala itu merupakan tempat
pcristirahatan dan kawasan elit warga Belanda.
Pengaruh budaya Tionghoa pad.a arsitektur bangunan Candra Naya sangat jcfas
terlihat dari ornamen-ornamen bangunan yang dirancang dengan sentuhan
kemewahan pada kayu hitam yang bercat wama prada dengan nilai seni yang
tinggi. Mulai dari pintu masuk utama berhiaskan empat aksara Tionghoa, ukiran
empat ekor singa yang menghiasi balok kuda-kuda di ruang utama, sampai panel
pintu di bagian dalam yang pen uh
dengan motif aneka tumbuhan