Abstract :
Pendidikan merupakan upaya yang dilakukan dengan sadar untuk
mendatangkan perubahan sikap dan perilaku seseorang melalui
pengajaran dan latihan. Dalam masyarakat sederhana, pada awalnya
pendidikan dimaksudkan untuk mengajarkan budaya, yaitu mengajar anak
untuk mengetahui dan mengamalkan nilai-nilai dan tata cara yang berlaku
dalam masyarakat.
Pendidikan memegang peran penting dalam menentukan arah
perkembangan generasi muda. Karena itu pendidikan ini penting bagi
suatu bangsa. Pendidikan dapat diperoleh dari pendidikan formal yaitu
pendidikan di sekolah-sekolah, dan juga pendidikan yang diperoleh dari
pengalaman hidup (dari rumah dan dari lingkungannya) (Ensiklopedia
nasional Indonesia, 1990 : 365)
Zaman tradisional keluarga dalam masyarakat Cina menganut
sistem patrilineal dan patrilokal. Patrilineal adalah sistem kekerabatan
berdasarkan garis keturunan laki-laki, sedangkan patrilokal adalah sistem
bermukim pascanikah, yaitu seorang perempuan tinggal di tempat
keluarga laki-laki/suami. Karena masyarakat Cina menganggap anak laki
laki sebagai penerus keturunan yang akan meneruskan pemujaan
terhadap leluhur, maka anak laki-laki menjadi sangat penting dalam suatu keluarga dan mendapat perhatian dari keluarganya. Oleh karena itu,
kesempatan untuk memperoleh pendidikan, bagi anak perempuan boleh
dikatakan tidak ada.