DETAIL DOCUMENT
MAKNA FOLKLOR DALAM KEBUDAYAAN TIONGHOA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Redina Christy, Talahatu
Subject
398.2 Folk Literature, Fairy Tales, Myth, Mythology/Cerita Rakyat, Dongeng, Mitos, Mitologi 
Datestamp
2024-01-24 06:24:59 
Abstract :
Folklor lisan Tionghoa khususnya cerita prosa rakyat yang menjadi bagian dari kebudayaan suatu masyarakat memiliki peran yang penting dalam membangun pola pikir serta mempengaruhi kebiasaan hidup dalam kehidupan masyarakat tersebut, Cerita tersebut juga pada akhirnya memberikan ciri khusus dan menjadi karakteristik yang khas yang dianggap sebagai kekayaan suatu masyarakat Tionghoa yang wajib dipelihara dan diteruskan kepada generasi berikutnya. Cerita rakyat yang diketahui oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia terbagi dalam tiga bagian yaitu mitos, legenda, dan dongeng. Setiap cerita ini sebagian besar merupakan cerita rekaan yang dipercaya sebagai kenyataan oleh si pembuat cerita. Ada beberapa ha! yang menghambat proses pewarisan cerita rakyat ini Pertama, kebijakan pemerintah Orde Baru yang melarang penggunaan bahasa Tionghoa dan segala bentuk pertunjukan kesenian Tionghoa. Kedua, perubahan zaman membuat pola hidup dan ketertarikan generasi muda ikut berubah. Ketiga, keturunan Tionghoa sudah banyak yang memeluk agama seperti Kristen, Katolik, dan Islam,cerita-cerita lisan Tionghoa karena dianggap tidak sesuai dengan ajaran agama tersebut. Cerita rakyat lisan ini kemudian mendapat bantuan dengan mulai diterbitkannya cerita rakyat Tionghoa dalarn bentuk buku. Buku tersebut merupakan terjemahan dalam bahasa Melayu sederhana pada awalnya dan diterjemahkan langsung oleh orang Tionghoa di Indonesia yang haus akan kebudayaan Tionghoa. 
Institution Info

Universitas Darma Persada