Abstract :
Pada dasarnya lokasi dari kegiatan cargo handling ini berkisar pada
kapal, kedalam pelabuhan dan gudang (untuk muatan yang tidak memakai
sistem bongkar muat langsung ke Truck atau Truck Lossing) yaitu pada
muatan Break-Bulk.
Tapi pada muatan yang sudah memakai container, sejalan dengan
istilah "Modal Transportatiaon" itu sendiri, lokasi cargo handling sudah sangat
jangkauannya.
Persoalannya adalah harus ada suatu pengiriman timbal balik dari
muatan muatan agar containerisasi
ini menjadi ekonomis, shipper, dan
comsignee, harus
lebih mengkoordinir pemakaian container ini. Sebagai
contoh suatu perusahaan disebuah negara mengapalkan rokok, bir, pakaian,
film, dan lain-lain ke negara lain, didalam container. Kemudian container
kembali ke negara pertama dengan muatan dari negara kedua tersebut. Dan
sekarang telah ada kesempatan dalam pemakaian unit container.
Bongkar muat container menuntut kita untuk menyediakan alat-alat