Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Triyanto, Triyanto
Subject
623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut
Datestamp
2023-05-23 03:21:12
Abstract :
Permasalahan pemeliharaan sarana pelabuhan di lepas pantai
merupakan permasalahan yang sangat penting. Hal ini berkaitan dengan
kelancaran aktifitas pelabuhan. Untuk itu perlu dibuat suatu formulasi
manajemen pemeliharaan terencana yang sistimatis guna meningkatkan kinerja
dan aktifitas pemeliharaan
Sistim Informasi Manajemen pemeliharaan terencana merupakan suatu
metode yang sistimatis, terpadu yang bertujuan untuk mengolah data
pemeliharaan agar dapat membantu dalam mengambil keputusan.
Perancangan sistim pemeliharaan terencana dengan membuat kode peralatan
yang terbagi dalam sistim utama, sub sistim, sub suh sistim. Dengan sistim
seper ini memungkinkan penyimpanan data menggunakan 'Data Base
Manajemen Sistim'
Lingkup pemeliharaan terminal kapal tanker dilepas pantai meliputi:
Single buoy mooring (SBM), Fender dan Floating Hose. Adapun definisi
terminal kapal tanker adalah suatu pelabuhan khusus yang digunakan untuk
bongkar muat minyak mentah yang letaknya dilepas pantai. Fasilitas terminal
terdiri dari : Storage tanker yang berfungst sebagai tempat penampungan
mnyak sementara dan berfungsi Jga sebagai dermaga terapung (floating
harbour) yang dilengkapi dengan fender sebagai bantalan ketika proses
penyandaran kapal berlangsung (mooring'unmooring), single bouy mooring
(5BM) sebagai tempat menambat storage tanker dan sebagat alat untuk