Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Heny, Sutriyarso
Subject
623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut
Datestamp
2023-05-22 02:30:20
Abstract :
Salah satu tahap (start-up) dimulainya pemasangan jalur pipa di daerah pantai yang
menuju ke darat adalah shorepull. Dengan lay barge pada posisi
+
2km dari garis pantai, di
atas geladaknya terdapat firing line sebagai lintasan pipa dengan diameter luar 52 Inchi
(1320.8mm), 3mm lapisan anti karat dan concrete pemberat setebal 6 Inchi, yang menjulur
melalui tensioner. Pulling head pada ujung pipa mengalami tegangan tarik dari horizontal
pulling winch di darat dan juga tegangan pipa pada daerah sag bend dan over bend yang perlu
diperhatikan untuk menghindari terjadinya buckle pada pipa. Lay barge yang digunakan
adalah Castoro 8 (sarat air 8.5 m dan trim 0.2") pada stern-nya dilengkapi dengan stinger
sepanjang 52m sebagai salah satu pengatur kurva bentangan pipa untuk mengurangi over
bend pada saat proses shorepull ini.
Dalam penulisan ini dilakukan pengkajian terhadap pemasangan buoyancy tank di
sepanjang jalur pipa pada saat proses shorepull, dengan tujuan untuk mengurangi gaya berat
dari pipa yang berada di dalam air dan pipa dapat ditarik dengan kemampuan tarik dari
horizontal pulling winch yang ada sampai pulling head berhenti pada target yang ditentukan
di darat. Pemodelan, simulasi dan analisa pembebanan pipa dilakukan dengan bantuan
aplikasi perangkat lunak official home spreadsheet (program excel). Dengan pemasangan 5.5
Ton buoyancy tank pada setiap satu sambungan sepanjang jalur pipa yang ditarik dari darat,
diharapkan terjadi kondisi pembebanan yang ideal. Pulling head sebagai ujung awal
pemasangan jalur pipa dapat mencapai target yang ditentukan, tepat sesuai koordinat yang
direncanakan dan pekerjaan berlangsung aman sesuai dengan standard keselamatan.