Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Fauzan Idris, Maspeke
Subject
623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut
Datestamp
2024-06-25 04:25:49
Abstract :
Teknik Operasi Kapal Pukat Ikan terdiri dari Setting, Towing, dan Houling.
Pada kapal pukat lkan, towing force terletak saat menarikan alat tangkap,
dimana saat penarikan/towing dapat perlu diketahul kemampuan kapal saat
penarikan alat tangkap pukat kan pada kecepatan tertentu, sehingga dengan
lndlkator ltulah klta dapat mempredlksl jumlah produktlvltas hasll tangkapan
pukat per towing.
beberapa faktor dan struktur yang mempengaruhi Towing Force pada kapal
pukat ikan 176 GT yaltu sebagal berikut :
Teknls Pengoperaslan Alat Tangkap
Faktor Beban Alat Tangkap
Faktor Alat Penarik Pukat Ikan ( winch)
Faktor Tahanan Kapal Pukat Ikan 176 GT
Kondlsi stabllltas kapal saat muatan penuh pada saat setting atau towing
Alat Tangkap pada kondisi tersebut terjadi gaya tarik kapal bergerak pada warp,
beban kerja yang dlterlma kapal menyebabkan gerak kapal yang tidak stabil,
demikian pula kapal sendiri terkena oleh gaya-gaya luar (arus, angin,
gelombang). Namun setelah dicermati kondisl terseburt maslh cukup aman, ha\
lnl dapat dilihat pada hasil pengecekan (berdasarkan rekomendasl IMO) GM >
0,15 m = 0,5 m (terlampir kurva stabilitas kondisi II) serta Rolling Periode 8,588
per detik.
Berdasarkan hasil dari peninjauan dan perhitungan Tow
Rope Force tanpa
garis linier, Kecepatan aman yang balk saat towing adalah 2,8 knot dengan
beban tarikan 2,46 ton. Hubungan kecepatan kapal saat melakukan towing force
sehlngga memepengaruhi Produktivitas hasil tangkapan adalah hubungannya
cukup signifikan sebesar 85 %.