Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Untung, Suseno
Subject
623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut
Datestamp
2024-05-14 04:30:24
Abstract :
Dan dalam rangkaian proses pembuatan kapal, ada tahap - tahap tertentu yang
harus di lakukan sebagai pendukung terhadap proses produksi itu sendiri. Tahap
tahap tersebut di antaranya adalah "tahap perencanaan ". Di dalam tahap ini pada
pokoknya di lakukan perhitungan -perhitungan yang berhubungan dengan ukuran
pokok dan bentuk serta karakter teknis lainnya yang layak pada suatu kapal. Dengan
demikian pada tahap perencanaan ini akan di hasilkan jumlah output yang bermanfaat
dasar -dasar untuk mendukung prasarana dalam penggambaran. Pada
prinsipnya pekerjaan Mould Loft di dasarkan pada penggambaran rencana garis pada
lantai gambar (Mould Loft Floor) dengan skala penuh (J : J) pada gambar yang akan
di kerjakan, dalam hal ini lebih menjelaskan awal pengerjaan Mould
Loft Floor
(lantai gambar) dengan skala sebenarnya (I :1)
rencana garis pada Mould
Loft Floor (lantai gambar) dengan sistim pengemalan langsung pada gambar yang
telah di kerjakan. Pada marking /istMetode Roll Line dan Base Line adalah suatu
bukaan kulit pada kapal yang di lakukan pada setiap galangan kapal.
Rambu kayu dan film (polyster) bisa didapat
dari
bisa di 1akukan dengan dua
metode khusus dalam bukaan kulit Metode Roll
Dengan adanya perbedaan metode ini
maka
adalah lambung kapal yang
rnemiliki bentuk yang tidak terlalu rumit atau bentuk yang mendekati sejajar, Metode
Base Line adalah di gunakan untuk rnembentangkan bagian dari kulit
lambung yang
memiliki perubahan lengkungan yang tajam atau curam pada body plan dimana garis
garis frame bagian bawah (Lower Seam) yang rapat di bandingkan dengan bagian
Line
(Upper Seam)