Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Arief Hendro, Rukminto
Subject
623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut
Datestamp
2024-05-04 03:13:27
Abstract :
Kran pada umumnya cocok dipergunakan di kapal-kapal yang sering
berlabuh dan waktu berlabuhnya tidak lama. Dalam hal pengoperasian, jika
dibandingkan dengan alat bongkar muat lain yang terdapat di kapal seperti
halnya derek, maka kran diperlukan operator dengan keahlian yang lebih
tinggi. Untuk mengatasi kesulitan pengoperasian kran, dibutuhkan suatu
sistem kendali untuk mempermudah pekerjaan operatornya, yaitu sistem
kendali fuzzy. Sistem kendali fuzzy adalah suatu sistem yang menggunakan
logika fuzzy, dimana logika fuzzy itu sendiri adalah logika yang meniru cara
berpikir manusia. Dalam hal ini yang akan ditiru adalah cara berpikir
seorang operator kran yang berpengalaman untuk diaplikasikan dalam
sistem komputer.
Simulasi menunjukkan bahwa pengendali fuzzy dapat digunakan
dengan baik untuk mengendalikan perubahan sudut slewing yang diperlukan
dalam sistem pengendali kran kapal ditinjau dari kemampuannya
memperbaiki tanggapan waktu rata-rata 9 detik lebih cepat untuk setiap
waktu slewingnya atau setiap memindahkan satu container, sehingga dalam
melakukan bongkar muat peti kemas sebanyak 208 TEU'S terdapat efisiensi
waktu sebesar 1 jam 2 menit 24 detik dan dalam pengoperasian kran
khususnya dalam melakukan slewing, operator tidak perlu lagi mengatur
untuk menghentikan jalannya kran pada sudut yang diinginkan, karena
sistem kendali fuzzy secara otomatis dapat mengerjakan sesuai
de
ngan
aturan-aturan kendali fuzzy yang telah ditetapkan.