Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Jan Arie P., Lolong
Subject
623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut
Datestamp
2023-05-16 02:59:59
Abstract :
Intermediate shaft adalah merupakan suatu komponen
mesin
pada mesin propulasi
kapal sebagai penerus tenaga dari Mesin Induk ke baling-baling
Dia
ditempatkan antara bantalan pendorong dan poros baling-baling.
Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada pada tanggal 22 Desember 2000 di
pelabuhan Balongan telah terjadi kerusakan Intermediate Shaft pada salah satu kapal
milik Pertamina bernama MT. Sindang/P.3010.
Kerusakan adalah Intermediate Shaft patah pada posisi 5 cm di dekat kopling lens
dengan tail shaft. Peristiwa ini terjadi pada waktu kapal sedang berolah gerak untuk
lepas sandar setelah selesai muat.
Karena kerusakan ini, kapal tidak dapat dioperasikan sampai diadakan penggantian
Intermediate Shaft selama kurang lebih empat bulan.
Untuk menghindari kejadian yang sama di kemudian hari terutama pada kapal-kapal
setipe lainnya, maka perlu diteliti dan dianalisa penyebab kerusakan tersebut.
Dalam menganalisa penyebab kerusakan selain menggunakan tinjauan kepustakaan
dan tinjauan fungsi serta pola pengoperasian, juga diadakan penelitian di
laboratorium
Bahan dasar yang digunakan untuk penelitian ini adalah potongan patahan yang
diambil dari bagian yang mengalami perpatahan.
Langkah pertama yang dilakukan dalam penelitian adalah melihat permukaan patahan
kemudian menentukan komposisi kimia, sifat-sifat bahan dan terakhir meneliti
penyebab serta jenis patahan.
Dari analisa hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa bahan dasar Intermediate
Shaft adalah baja dengan karbon rendah.
Perpatahan terjadi disebabkan oleh karena baha menerima beban dinamis yang
berulang-ulang
Jenis patah adalah patah
fatik