Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Mohamad Farizqi, Ridho
Subject
623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut
Datestamp
2023-05-15 05:52:37
Abstract :
Estimasi berat baja kapal merupakan hal yang sangat penting dilakukan sebelum
tahap pra desain. Hal ini berguna agar kapal yang dibangun beratnya tidak
melebihi dari desain awal yang diinginkan oleh pihak owner. Penelitian ini
dilakukan dengan membandingkan estimasi berat baja kapal konvensional
(manual) dan menggunakan metode pemodelan 3D. Dalam penelitian ini estimasi
berat baja kapal dengan metode pemodelan 3D menggunakan software Autodesk
Inventor. Didapati bahwa perhitungan berat baja dengan metode pemodelan 3D
Autodesk Inventor memiliki selisih yang cukup baik dengan berat baja metode
matematis. Perhitungan dengan pemodelan 3D Autodesk Inventor memiliki berat
baja total sebesar 255,077 ton dan 259,868 ton untuk metode matematis. Sehingga
selisih pemodelan 3D Autodesk Inventor yang dihasilkan sebesar 4,791 ton atau
1,84% lebih kecil dari berat baja kapal metode matematis. Hasil berat baja kapal
menjadi lebih kecil dikarenakan adanya beberapa faktor yang harus diperhatikan,
seperti faktor pengelasan yang tidak dimasukkan dalam pemodelan 3D dan
kelengkapan data gambar. dikarenakan semakin detil gambar yang dimodelkan,
semakin kecil selisih angka yang dihasilkan. Estimasi total biaya pada grandblok
ruang muat berdasarkan metode matematis sebesar Rp.2.235.543.621, sedangkan
estimasi total biaya menggunakan pemodelan 3D Autodesk Inventor sebesar
Rp.2.298.119.621.