Abstract :
Perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap sarana
telekomunikasi yang bervariasi dan cepat serta menginginkan kemudahan
berkomunikasi, telepon adalah bagian penting dalam kehidupan sehari
hari. Seiring dengan perkembangan teknologi pada zaman modern, baik
waktu maupun tempat dapat menjadi masalah yang menghambat
pengefesienan waktu dan tenaga.
Kepadatan trafik telepon dari Gatot Subroto tandem ke tandem
Sudirman, memiliki kepadatan trafik yang tinggi, karena banyaknya
hubungan komunikasi yang terjadi pada jam-jam sibuk. Agar
penggunaanya menjadi efektif dan efisien maka perlu pengamatan
pengamatan yang dapat memberikan solusi dalam mengatasi trafik
telepon yang tinggi.
Untuk mengukur tingkat pelayanan komunikasi telepon dari Gato!
Subroto tandem ke tandem Sudirman, dilakukan analisis kepadatan trafik
telepon pada tandem Sudirman jakarta, dari perhitungan-perhitungan
melalui data yang ada, sehingga dapat menjadikan suatu perbandingan
hasil yang diperoleh dengan data yang distandarkan.
Hasil yang didapat menunjukkan bahwa jaringan telekomunikasi
yang berada pada wilayah Gato! Subroto tandem ke tandem Sudirman
jakarta. Rata-rata nilai ASR terendah terdapat di SDMPR1B sebesar
44.96%, dan nilai rata-rata GOS tertinggi sebesar 55.01%. Mengingat
target Answering to Seizure Ratio (ASR) minimal pada PT. TELKOM
adalah 80% sebagai keberhasilan panggil yang baik.
Berdasarkan hasil analisis diatas didapat kesimpulan bahwa
semakin rendah nilai ASR maka semakin tinggi nilai GOS yang ada, dan
pada tandem Gatot Subroto ke tandem Sudirman perlunya menambah
jumlah sirkit, karena dari jumlah sirkit yang ada sudah tidak mampu
menangani trafik terutama pada jam sibuk.