Abstract :
Saat ini
penggunaan teknologi komunikasi berbasis CDMA banyak
diminati. Disamping dari segi bisnis mempunyai harga pulsa yang lebih
murah, kualitas suara yang lebih jernih juga memiliki tingkat keamanan yang
lebih baik dari teknologi pendahulunya (AMPS).
Pada BTS CDMA Cilangkap Jakarta Timur memiliki trafik yang cukup
signifikan terutama pada sektor alpha. Akibat dari trafik yang tinggi maka
terjadi peningkatan occupancy dan penurunan kualitas pelayanan. Untuk itu
dipcrlukan langkah-langkah analisa trafik serta solusi urtuk meningkatkan
kualitas pelayanan (Quality of Service).
Setelah dianalisa data trafik dari bulan Oktober sampai dengan bulan
Desember 2006 di BTS CDMA Cilangkap, memiliki occupancy sebesar
82,26%, dimana melebihi standar yang yaitu 70%. Akibat dari meningkatnya
occupancy, persentase Answer Seizure Ratio (ASR) yang didapat dari
analisa pengukuran hanya sebesar 89,4011%. Nilai tersebut jauh dibawah
standar minimal ASR yang telah ada yaitu sebesar 94%.
Untuk mengoptimasikan occupancy sesuai dengan standa: yang
telah diberikan, maka menurut hasil analisa perhitungan trafik BTS CDMA
Ciiangkap diperlukan penambahan kanal elemen sebanyak 12 kanal elemen
sehingga kanal elemen yang harus disediakan sebanyak 76 kanal elemen
dan persentase ASR meningkat menjadi 99,8131%, traffic offered sebesar
61,65 Erlang, traffic carried sebesar 61,03 Erlang, traffic reject sebesar 0.62
Erlang, call max sebesar 2413 panggilan dan call reject sebesar 25
panggilan. Akan tetapi penambahan tidak bisa hanya 75 kanal elemen saja
karena dalam 1 CEM terdapat 32 kanal elemen. Jadi total kanal elemen yang
direncanakan untuk dipasang adalah sebanyak 96 kanal elemen.