Abstract :
Dengan menggunakan teknik ATM maka suatu jaringan dapas
digunakan secara effisien dan fleksibel di dalam menangani service dengan
karakteristik yang berbeda-beda. Untuk menangani kebutuhan service yang
berbeda karakteristiknya maka salah satu permasalahan pada A TM adalah
performansi switching yang digunakan.
ini
Dalam tugas akhir
untuk melihat performansi pada switching
Knockout digunakan dua parameter utama yaitu probabilitas hilangnya sel dan
delay switching. Untuk menentukan probabilitas hilangnya sel harus diketahui
berapa besar jumlah masukan input konsentrator dan juga jumlah output pada
konsentrator. Sedangkan untuk menghitung delay switching harus diketahui
jumlah masukan input konsentrator dan beban saluran.
Hasil perhitungan pada probabilitas hilangnya sel yang dilakukan
menunjukkan bahwa probabilitas hilangnya sel semak.in kecil dengan
bertambahnya jumlah output konsentrator, sedangkan pengaruh jumlah input
konsentrator terhadap probabilitas hilangnya sel tidak begitu besar. Perhitungan
delay switching menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu pada switching
memiliki performansi yang baik untuk beban 80%- 85%, sedangkan pengaruh
jumalah input konsentrator terhadap waktu tunggu tidak besar.