Abstract :
Kondisi STO Cideng saat ini
memakai
(lima) buah Digital Subscriber
Line Access Multiplexer (DSLAM) Alcatel berbasis Asynchronous Transfer Mode
(ATM) Switch Untuk pelayvanan tahun 2009 di STO Cideng sesuai dengan nota
dinas PT. TELKOM Kandatel Jakarta Utara (Nomor : C.Tel.45/TK000/D02
E2023002/2009) tanggal 12 Maret 2009, direncanakan menambah sambungan
langsung sebesar 8% per bulannva. Melihat penggunaan DSLAM Alcatel berbasis
Asynchronous Transfer Mode (ATM) Switch yang saat ini terpasang untuk
kedepannya tidak dapat dikembangkan lagi, baik penambahan jumlah saluran
langsung ke pelanggan maupun penyediaan jalur tambahan untuk layanan baru
yang mulai disediakan oleh Internet Serice Provider (ISP). Untuk itu,
kedepannya pada STO Cideng akan dilakukan migrasi jaringan dari
Asynchronous Transfer Mode (ATM) Switch menjadi metro ring, dimana migrast
ini dapat dilakukan tanpa mengganti seluruh media transmisi yang terpakai saat
ini.
Berdasarkan latar belakang tersebut, maka pada STO Cideng akan
dilakukan migrasi teknologi Digital Subscriber Line Access Multiplexer
(DSLAM) berbasis Asynchronous Transfer Mode (ATM) Switch menjadi berbasis
metro ming, dengan merencanakan jumlah pemakaian DSL,AM dan modul board
layanan
Pada tugas akhir ini migrasi yang dilakukan mengambil contoh DSLAM
Alcatel untuk perangkat berbasis Asynchronous Transfer Mode (ATM) Switch
dan
DSLAM
Huawei untuk perangkat berbasis metro ring. Tidak banyak yang
berubah dalam migrasi ini, perubahan hanya terjadi pada sistem jaringannya saja,