Abstract :
Kebutuhan akan layanan jasa telekomunikasi di Indonesia dewasa ini semakin
meningkat. Demikian juga halnya dengan kebutuhan penggunaan sistem Leased
Channel (LC). Tetapi di PT. Telkom Jakarta Timur, antara peningkatan kebutuhan
dengan penyediaan kapasitas kanal (Time Slot) pada sistem LC tidak sesuai.
Untuk menyesuaikan kebutuhan permintaan jumlah kanal (TS) di PT. Telkom
Jakarta Tin ur sampai dengan tahun 2006, perlu dibuat peramalan jumlah kebutuhan
sehingga dapat ditentukan kapasitas yang disediakan untuk sistem LC dengan cara
menambah jumlah multiplex.
Melihat perkembangan kebutuhan kapasitas kanal pelanggan LC selama 4
( empat) tahun, maka dibuat perencanaan dengan cara meramalkan kebutuhan
kapasitas kanal pelanggan untuk 4 (empat) tahun mendatang yaitu sampai tahun
2006. Peramalan ini menggunakan metode Trend Linier. Setelah dilakukan
perhitungan, maka did?.pat hasil peramalan untuk kebutuhan kapasitas kanal dan
kebutuhan kecepatan pelanggan sampai dengan tahun 2006. Dan dari jumlah total
hasil ramalan kebutuhan kapasitas kanal pelanggan tersebut, maka didapat hasil
ramalan kebutuhan kapasitas kanal dan kecepatan pelanggan untuk setiap STO.
Dari hasil perhitungan, maka diperoleh peramalan jumlah kapasitas kanal
untuk tahun 2006 pada PT. Telkom wilayah Jakarta Timur sebesar 2641 TS dan
jumlah Bit-Rate-nya sebesar 169024 kbps, sedangkan total peramalan untuk
kebutuhan jumlah lmux atau Megaplex_2100 (MP2100) pada semua STO untuk PT.