Abstract :
Pada sistem satelit TDMA, masing-masing stasiun bumi diberi dan ditetapkan
tempat waktunya sendiri, dan karena masing-masing harus masuk transponder pada
urutan waktu yang semestinya, masing-masing stasiun bumi perlu mensinkronkan delay
pancar, agar sesuai dengan stasiun bumi referensi. Delay pancar dari setiap stasiun bumi
akan berubah-ubah, karena satelit selalu bergerah pada posisi nominalnya. Gerakan satelit
yang berubah dari posisi nominalnya tersebut mengakibatkan perubahan jarak antara
stasiun bumi dengan satelit.
Perubahan jarak setiap stasiun bumi adalah linier, perubahan jarak tersebut
menyebabkan perubahan delay pancar, sehingga setiap stasiun bumi harus selalu
memperoleh informasi tentang posisi satelit. Informasi tentang posisi satelit tersebut
diberikan oleh stasiun referensi.
Faktor utama dalam mensinkronkan stasiun bumi TDMA adalah perhitungan
jarak dan perhitungan delay pancar dengan menggunakan analisis dari posisi satelit pada
posisi geostasioner. Dari perhitungan jarak dan delay pancar terscbut, akan diketahui,
sejauh mana sinkronisasi diperlukan dalam sistem TDMA.