Abstract :
Jaringan pada saat ini sudal: semakin banyak, baik jaringan lokal maupun
jaringan yang terhubung dengan Internet. Semakin banyak komputer pada
jaringan lokal yang terhubung dengan Internet maka semakin mempersempit
bandwidth yang tersedia pada jaringan lokal tersebut untuk bisa akses pada
jaringan Internet, sehingga dampaknya akan memperlambat akses ke Internet.
Penerapan teknologi caching pada Internet merupakan salah satu jawaban
yang nyata dan
kini banyak dipergunakan oieh jaringan Internetwork sebagai
penghematan bandwidth pada Internet.
Sesuai fungsinya, caching berfungsi sebagai tempat penyimpanan
sementara sebuah object dari satu website atau lebih, sehingga jika ada user yang
meminta object yang sama dari satu web site terkenal, tidak periu mengambiI
object tersebut dari web asaI melainkan mengambil dari hardisk atau cache
engine.
Penerapan Teknoiogi caching bisa diiihat dari dua sisi yaitu sisi hardware
dan
software scperti tnisalnya untuk sisi hardware adalah Cisco CE 590 ICON
dan
sisi software adalah Squid dengan sistem operasinya Linux. Dengan adanya
perbedaan pada penerapan teknoiogi caching tersebut kita bisa meiihat
karakteristik dari masing-masing penerapan teknoiogi caching tersebut.
Teknologi caching dengan menggunakan hardware biasanya digunakan
pada perusahaan besar dikarenakan biaya yang sangat mabal sekitar $15.000, dan
untuk
software biasanya digunakan pada skala kecil yaitu pada kampus, wamet
dan
lain sebagainya, dikarenakan untuk
software bisa di download secara gratis di
http://www..squid-cache.org/.