Abstract :
Kebutuhan yang sangat besar akan infonnasi rnendorongnya perkernbangan
teknologi informasi untuk dapat terus sernakin rnernbaik dari segi kualitas maupun
kwantitasnya . Salah satu
dari teknologi informasi yang berkernbang saat ini adalah
fasilitas telekornunikasi initernet dan telepon
Pada saat ini sebagian pelanggan jasa telekomunikasi masih rnenggunakan Plain
Old Telephone Service (POTS) yang rnernpuayai kemampuan terbatas disamping
layanan telepon, pelanggan hanya dapat memanfaatkan perangkat modem untuk
pengguna internet dengan system konvensional. Dimana pada system konvensional
modern secara dial up mengakses internet dengan rnenumpangkan pada jalur transrnisi.
Pada sentral telepon sehingga pengggunaan telepon dan internet harus dilakukan secara
bergantian.
Oleh karena itu sebagai salah satu solusi pernecahan rnasalah yang ada PT
TELKOM rnenawarkan layanan Mutty Media Access (MMA) dengan penggunaan
teknologi Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL) yang dapat rnengakses internet
dengan kecepatan tinggi dan percakapan telepon dapat dilakukan secara bersarnaan
rnenggunakan data off loading, yang rnerupakan system penyaluran sinyal infonnasi
dimana kanal percakapan telepon dengan kanal pengguna internet dipisahkan satu sama
lain.
Hasil yang diperoleh dari layanan penggunaan teknologi ADSL yang
rnenawarkan akses internet dengan kecepatan tinggi ini dapat dilakukan analisis untuk
mengetahui besarnya kecepatan rata-rata sesungguhnya dan perbandingan akses rata
rata standart untuk pengguna internet
dan
+
internet
telepon.