Abstract :
Dalarn rangka memperluas wilayah jangkauan sistem komunikasi seluler,
operator Three (3) merancang BTS baru yang berlokasi di RS Husada untuk
menghubungkan antara BTS RS Husada ke BSC Oepartemen Agama melalui
BTS Kebon Jeruk Maphar L Pada awal direncanakan BTS RS Husada
dihubungkan ke BTS Kebon Jeruk Maphar I dengan kondisi baik, tetapi karena
tidak mendapat perijinan dari pihak RS Husada maka BTS dipindahkan JOO meter
sehingga tidak memenuhi syarat line of sight. Oleh sebab itu perlu direncanakan
microwave link yang baru yaitu pada posisi BTS yang baru dengan BTS Lautze.
Dengan adanya perubahan lokasi ini, maka perlu dilakukan analisis ulang
untuk microwave link yang baru
antara BTS RS Husada dengan BTS Lautze.
Analisis kinerja transmisi ini melalui tiga tahap yaitu, Pertama : dilakukan
tingkat LOS dari lintasan meliputi perhitungan Fresnel Zone untuk mengetahui
ruang bebas propagasi. Kedua : dilakukan analisa kualitas penerimaan radio untuk
mendapatkan Receive Signal Level (RSL) berdasarkan beberapa parameter -
parameter yaitu Gain antena, Effective Isotropic Radiated Power (EIRP), Free
Space Loss (FSL), Isotropic Receive level (/Rl) dan Fade Margin. Ketiga : hasil
perhitungan RSL
digunakan untuk mencari kualitas penerimaan data yang
dinyatakan dalam nilai Eb/No.
Dari basil analisis Fresnel Zone, dengan ketinggian antena 26 meter dari
permukaan tanah pada BTS RS Husada dan di ketinggian antena 22 meter dari