Abstract :
Petumbuhan kcbutuhan sambungan telepon di Indonesia sangat pesat,
baik dalam jumlah saluran maupun lokasi permintaan. Karena keterbatasan kabel
tembaga, maka dikembangkan teknologi yang dapat mengatasi hal tersebut yaitu
dengan WIL ('reless Local Loop) atau Jarlokar.
Salah satu tcknologi WLL,
yang tclah dikembangkan di Indonesia adalah
produksi Ericsson Swedia yaitu DRA I900 DECT - RLL (Digital European
Cordless Telephone) dengan frekuensi sekitar 2 GHz yang diterapkan di Kandatel
Jakarta Utara.
Tujuan penulisan tugas akhir int adalah untuk menganalisa kapasitas trafik
untuk mendapatkan kualitas jaringan DRA 1900 yang seoptimal mungkin seperti
yang diharapkan dengan tetap memperhatikan syarat-syarat perencanaan jarngan.
Sesuai dengan tujuan maka di hitung jumlah RNC 4an DAN
yang optimal
untuk mendapatkan kapasitas trafik dari sistem kerja DRA I900 Jakarta Utara di
kelima STO yang menggunakan sistem DRA 1900 dengan asumsi Grade Of
Service (G0$)0,5%
Dari hasil perhitungan diatas, terhihat bahwa trafik per pelanggan yang
diharapkan sesuai dcngan kcbutuhan pelanggan di Jakarta Utara akan tercapai
apabila dilakukan pembatasan jumlah pelanggan per RNC. Sehingga sebaiknya
jumlah maksimum pelanggan per RN( mntuk sektor perumahan dan bisnis adalah
360 pelanggan
Penambahan jaringan perlu dilakukan apabila banyaknya unit sama
dengan 360 pelanggan per RNC sesuai dengan kapasitas satuan sambungan
telepon (SST) yang disediakan agar kebutuhan trafik per pelanggan untuk sektor
perumahan dan scktor bisnis dapat terpenuhi.